Featured

Imam Masjid dan Pegawai Syara’ Garda Terdepan dalam Kontra Radikal-Terorisme

1 Mins read

Imam Masjid dan Pegawai Syara’ memegang peran penting dalam menjaga Kamtibmas dan melawan paham radikal terorisme yang mengancam masyarakat. Hal itu dikatakan Kasatgas II Preemtif Ops Madago Raya, AKBP Moh. Taufik pada  kegiatan peningkatan kemampuan Imam Masjid dan Pegawai Syara’ di Aula Pertemuan Hotel 99, Poso, pada Selasa (25/6/2024).

“Imam Masjid dan Pegawai Syara’ memegang peran penting dalam menjaga kamtibmas dan menghadapi radikalisme karena mereka memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat,” ujar AKBP Moh. Taufik.

Menurut Taufik kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran Imam Masjid dan Pegawai Syara’ dalam menjaga kamtibmas serta mencegah radikalisme di wilayah Kabupaten Poso.

Acara tersebut dihadiri oleh puluhan orang Imam Masjid dan Pegawai Syara’ dan menghadirkan dua narasumber utama:

Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag (Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Tengah) menyampaikan materi tentang “Moderasi Beragama sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa”.

  1. Suhardi, S.Pd.I., MM (Kepala KUA Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso) menyampaikan materi tentang “Peran Imam Masjid dan Pegawai Syara’ dalam Menangkal Paham Radikal dan Intoleransi”.
  2. AKBP Moh. Taufik, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu prioritas dari program Satgas II Preemtif Ops Madago Raya untuk menjaga kamtibmas dan menghindari radikalisme di Sulawesi Tengah, terutama di Kabupaten Poso.

Ia berharap agar Imam Masjid dan Pegawai Syara’ dapat menjadi garda terdepan dalam menangkal paham radikal dan intoleransi di wilayah mereka.

“Ilmu yang didapatkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di wilayah masing-masing,” tambah AKBP Moh. Taufik.

Kegiatan ini disambut baik oleh para Imam Masjid dan Pegawai Syara’. Mereka dengan antusias mengikuti kegiatan ini dan merasa mendapatkan manfaat yang besar.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas II Preemtif Ops Madago Raya atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar salah satu peserta.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangkal paham radikal dan intoleransi,” tambahnya.

Para peserta juga berharap agar kegiatan semacam ini dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kegiatan untuk meningkatkan kemampuan Imam Masjid dan Pegawai Syara’ ini merupakan langkah penting dalam menjaga kamtibmas dan mencegah radikalisme di wilayah Kabupaten Poso.

Peran Imam Masjid dan Pegawai Syara’ sangatlah vital dalam upaya ini. Dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka, diharapkan dapat membantu dalam menciptakan kondisi yang aman dan menghambat penyebaran paham radikal dan intoleransi.

951 posts

About author
Pilarkebangsaan.com adalah media yang menfokuskan diri pada topik kebangsaan, keadilan, kesetaraan, kebebasan dan kemanusiaan.
Articles
Related posts
Featured

Meneladani Metode Dakwah Moderasi Sunan Bonang

1 Mins read
Sunan Bonang atau yang bernama asli Raden Maulana Makdum Ibrahim merupakan putra keempat dari Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila, putri Arya…
Featured

Memahami Tradisi Baduy Melalui Analisis Cultural Studies

3 Mins read
Cultural studies merupakan kritik kebudayaan, sesuai yang dikatakan Mark Bracher (12) dalam bukunya membahas tentang kritik kebudayaan psikoanlisis yang bersumber dari pemikiran…
Featured

Mengkaji Robinson Crusoe: Antara Kanibalisme dan Kolonialisme

4 Mins read
Daniel Defoe adalah putra seorang non-konformis, pedagang, dan pengarang dan penulis pamflet yang paling produktif yang pernah ada. Ayahnya adalah seorang pedagang…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *