Telaah

Keterbukaan Dan Kecerdasan

4 Mins read

Banyak daerah yang terisolasi karena tidak adanya jembatan antardaerah yang dibatasi oleh sungai atau tebing dan bukit yang terjal. Maka tidak heran jika ada pelajar yang harus mengarungi sungai saat hendak ke sekolah

Sepuluh negara termiskin di dunia yang hidup dibawah US$ 2 perhari hampir keseluruhannya berada di benua Afrika. Mereka termasuk dalam kelompok miskin ekstrim. Mereka memiliki keterbatasan pangan, air bersih, air minum, fasilitas sanitasi, kesehatan, tranportasi, tempat tinggal, pendidikan, informasi dan kebutuhan dasar lainnya.

Pendapatan perkapita mereka sangat rendah dan dibawah US$ 550.- pertahun. Tidak sampai US$ 2 perhari. Hampir 80 persen masyarakatnya adalah penduduk miskin ekstrim dan kepincangan kaya miskin sangat dalam. Gambaran kepincangan dan kemiskinan ekstrim ini terlihat disepuluh negara termiskin tersebut.

Sepuluh negara itu adalah Nigeria (US$ 536), Siera Lione (US$ 518) Madagaskar (US$ 515), Rep.Afrika Tengah (US$ 480), Rep. Demokratik Congo (US$ 457), Mozambik (US$ 455), Afghanistan (US$ 449), Malawi (US$ 399), Sudan Selatan (US$ 303), Burundi (US$ 264).

Bagi masyarakat miskin di Malawi, Sudan Selatan, Burundi hidup dibawah US$ 1.- perhari. Kehidupan dan kesejahteraan yang bagaimana yang mereka dapatkan dengan pendapatan sekecil ini. Hanya Tuhan lah yang mempertahankan hidup mereka.

Bagi masyarakat negara kelas menengah dan maju sepertinya pendapatan seperti ini tidak mungkin dapat menghidupi manusia. Tapi itulah kenyataannya bahwa ditengah kemajuan ekonomi dan teknologi dunia ditemukan kemiskinan ekstrim.

Kesejahteraan hidup bangsa bangsa di dunia sangat pincang. The wealth of nations yang didengungkan oleh Adam Smith sebagai bapak ilmu ekonomi sampai saat ini belum terwujud.

Ini merupakan tantangan bagi para ekonom antar negara agar apa yang didengungkan selama ini menjadi pekerjaan rumah yang wajib diwujudkan. Peran ekonom dalam perencanaan dan pembangunan ekonomi harus nyata dan sedikit mungkin disusupi oleh kepentingan politik.

Indonesia yang juga masih bergelut dengan pengentasan kemiskinan ekstrim masih bisa bersyukur karena pendapatan perkapitanya telah mencapai US$ 4.000. Kepincangan ekonomi pun memang masih terdapat di Indonesia tapi tidak separah kepincangan negara miskin di atas.

Kemiskinan pun masih terdapat di Indonesia tapi jumlahnya hanya sekitar 10 persen saja. Para pemimpin Indonesia telah berhasil menggerakan rakyatnya untuk membuka dan mencerdaskan diri sehingga mampu berproduksi dan masuk dalam gelanggang kehidupan ekonomi dunia.

Namun demikian kemiskinan ekstrim dan kepincangan pendapatan masih menandai perekonomian Indonesia. Keduanya harus diselesaikan.

Dari pantauan film yang ditayangkan dalam Youtube (bumi bicara) dapat terlihat jalannya kehidupan masyarakat termiskin tersebut. Kondisinya sangat parah dan tidak ada yang dapat diharapkan.

Negara mereka tak berhasil mengarahkan rakyatnya untuk bergerak/berupaya dan merubah kehidupan mereka. Masyarakatnya tertutup dan aktifitas ekonominya tak berjalan. Sumberdaya alam yang ada dibiarkan terbengkalai.

Keinginan untuk berubah tidak terlihat. Native capacity tak muncul untuk memenuhi kehidupan sebagai mana layaknya para petani dan pekebun. Kehidupan miskin yang mereka jalani seolah sudah merupakan kehidupan normal seperti kehidupan normal yang dirasakan oleh masyarakat negara maju.

Pikiran yang tertutup dan tak ingin berubah mempersulit negara untuk menggerakan mereka untuk maju. Mereka sendiri merasa tidak ada masalah. Mereka berada dalam kungkungan ketertutupan dan keterbelakangan.

Ketertutupan mereka tercipta karena budaya warisan lama menjadi pegangan hidup mereka. Adat dan kepercayaan tradisional menjadi pegangan hidup yang kokoh.

Tak ada budaya lain yang masuk yang dapat merubah pikiran mereka. Budaya dan perilaku warisan lama menjadi penyebab mereka tidak berkeinginan untuk berubah.

Di samping itu mereka pun tidak tahu apa yang terjadi diluar kehidupan mereka. Sebab itu keinginan untuk merubah kehidupan tidak ditemukan. Kondisi ini terjadi karena mereka tidak mendapatkan informasi yang secara nyata dapat mereka lihat.

Hidup dalam keterbatasan informasi sangat tidak baik karena apa yang mereka lakukan dianggap telah benar. Upaya pemerintah untuk merubah kehidupan mereka menjadi tidak tercapai.

Tak ada negara yang mau rakyatnya hidup dalam kemiskinan tapi kala niat baik pemerintah tidak didukung oleh kegiatan ekonomi rakyat maka semuanya menjadi buyar.

Keterbatasan informasi terjadi karena adanya geographical isolation. Geographical isolation maksudnya terisolir karena kondisi alam ekstrim. Mencapai daerah mereka sangat sulit karena dibatasi oleh kondisi daerah yang ekstrim sehingga sulit dicapai.

Hal lain juga karena sarana transportasi yang jelek seperti jalan raya dan terbatasnya sarana angkutan. Daerah mereka menjadi daerah yang terisolir. Sayangnya pemerintah mereka sendiri tidak bisa mengatasinya karena keterbatasan anggaran. Masalahnya menjadi kompleks dan sulit dicari pemecahannya.

Jangan disangka di Indonesia tidak ada daerah yang terisolir. Tapi pemerintah secara perlahan berusaha mengatasinya. Geographical isolation masih terdapat di Indonesia sehingga transportasi yang mempergunakan kuda masih banyak ditemukan.

Banyak daerah yang terisolasi karena tidak adanya jembatan antardaerah yang dibatasi oleh sungai atau tebing dan bukit yang terjal. Maka tidak heran jika ada pelajar yang harus mengarungi sungai saat hendak ke sekolah.

Dan ada ibu hamil yang harus ditandu yang menempuh jarak jauh karena hanya untuk mendapatkan bantuan Puskesmas. Banyak juga masyarakat daerah pinggiran negara yang belum terjangkau kemajuan dan hidup sesuai dengan adat budaya lama.

Pembangunan infrastruktur di Indonesia berjalan baik sehingga hubungan antar daerah menjadi terbuka yang berpengaruh pada pertukaran budaya dan kemajuan ekonomi. Rata-rata masyarakat Indonesia mau menerima masuknya budaya luar dan menjadikan daerahnya maju.

Walau pembangunan berjalan perlahan tapi rakyat sudah bisa mendapatkan barang dimana saja dengan harga yang relatif sama. Pertukaran budaya produktif menjadikan rakyat bisa meniru kecerdasan satu daerah dari daerah lain yang telah maju. Rakyat menjadi terbuka dan cerdas sehingga mendorong pertumbuhan produksi baik barang maupun jasa.

Pembangunan tower internet sangat besar dampaknya bagi menciptakan keterbukaan dan kecerdasan. Secara instan rakyat tahu apa yang terjadi didaerah lain baik produksi dan pemasaran dan tahu bagaimana cara melakukannya.

Pembangunan tower internet meratakan informasi bagi seluruh daerah dan bagi seluruh warga. Agaknya hal ini belum terbangun di sepuluh negara termiskin di Afrika. Di Indonesia pun pembangunan tower internet oleh pemerintah baru berjalan beberapa tahun terakhir. Sebelumnya media radio, televisi dan koran berperan menyajikan informasi.

Disimpulkan bahwa keterbukaan daerah maupun keterbukaan rakyat didaerah adalah penting agar mereka tidak terisolir karena ketertutupan. Ketertutupan merupakan penghalang utama pembangunan.

Ketertutupan menghambat masuknya informasi sehingga mereka hidup dalam keterbatasan. Ketertutupan menghambat kecerdasan sehinga mereka tidak bisa berbuat banyak. Native capacity seseorang dapat berubah menjadi kecerdasan karena keterbukaan.

Keterbukaan memberi informasi dan kecerdasan bagi rakyat sehingga rakyat akan mendukung pembangunan yang dijalankan pemerintah. Mempelajari kegagalan pembangunan di negara termiskin menjadi penting agar Indonesia tidak mengulangi hal yang sama. Terima kasih.

Bachtiar Hassan Miraza

Penulis adalah Pemerhati Ekonomi, [email protected].

Selengkapnya baca di sini I

2118 posts

About author
Pilarkebangsaan.com adalah media yang menfokuskan diri pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan kenegaraan
Articles
Related posts
Telaah

Implikasi Perempuan dalam Dunia Politik

3 Mins read
Setengah populasi penduduk Indonesia diisi oleh para perempuan yakni mencapai sekitar 136,3 juta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipublikasikan dalam…
Telaah

Menaikkan Mood Belajar Melalui Tontonan Film Motivasi

2 Mins read
Apakah Anda pernah merasakan kehilangan semangat atau kelelahan saat belajar? Atau mungkin Anda mengalami kesulitan dalam mempertahankan fokus dan motivasi saat menghadapi…
Telaah

Bibit Liberalisme: Dominasi Budaya Barat Lewat Sosial Media

1 Mins read
Menilik sedikit kilas balik suasana beberapa dekade lalu di Indonesia, dimana masyarakat masih gemar membaca koran untuk mencari informasi aktual atau saling…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *