Jaga Pilar

Senyum, Kebaikan Yang Bisa Dilakukan Siapa Saja

1 Mins read

Islam adalah agama yang mewajibkan pemeluknya untuk berbuat baik dan menjauhi keburukan dan kemungkaran. Sekecil apapun kebaikan yang dilakukan seorang hamba pasti akan mendapatkan imbalan pahala. Tiada Kebaikan yang sia-sia. Oleh karena yang demikian, marilah lakukan kebaikan-kebaikan walaupun itu hanya hal sepele dan ringan seperti senyum. Dan perlu diketahui bahwa senyum adalah kebaikan yang bisa dilakukan oleh siapa saja.

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad bersabda bahwa setiap manusia tidak akan pernah mungkin melakukan kebaikan dengan hartanya, akan dengan senyum setiap orang bisa melakukannya.

إنكم لا تسعون الناس بأموالكم وَلْيَسَعُهُمْ منكم بَسْطُ الوجه وحسن الخلق

Artinya: “Kamu tidak akan mampu berbuat baik kepada manusia dengan hartamu, akan tetapi kamu bisa berbuat baik kepada mereka dengan wajah ceria dan budi pekerti yang baik”.

Dalam kesempatan yang lain, Nabi Muhammad juga bersabda bahwa umat Islam dilarang untuk menyepelekan kebaikan, walaupun itu hanya senyum kepada saudaranya Ketika berjumpa

لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

Artinya: “Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri”.

Dari kedua hadis di atas, bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwasanya senyum adalah kebaikan yang paling mudah dilakukan. Senyum adalah kebaikan yang bisa dilakukan siapa saja. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Nabi di atas bahwa manusia tidak akan mampu berbuat baik dengan hartanya, akan tetapi akan mampu dengan senyum dan budi pekerti.

Perlu diketahui bahwa senyum adalah sifat Nabi. Nabi selalu tersenyum apabila bertemu dengan sahabat atau saudaranya. Hal ini dibuktikan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori melalui Jabir bin Abdillah. “Rasulullah tidak pernah melihatku sejak aku masuk Islam kecuali beliau tersenyum”.

Walhasil senyum adalah kebaikan yang paling mudah dilakukan dan senyum juga merupakan sifat Nabi. Itu artinya apabila kita membiasakan tersenyum berarti telah mengikuti sunah Nabi, dan bukankan mengikuti sunah Nabi adalah jalan menuju surga?

1395 posts

About author
Pilarkebangsaan.com adalah media yang menfokuskan diri pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan kenegaraan
Articles
Related posts
Jaga Pilar

Tukang Kebun Indonesia

3 Mins read
Ketika para pemuda Indonesia mengucapkan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928, dunia sedang menjalani masa kemakmuran. Tekad mereka menyatakan “satu nusa, satu…
Jaga Pilar

Ki Mangunsarkoro, menteri sederhana yang setia pakai sarung

2 Mins read
Kesederhanaan dan kesahajaan sulit sekali ditemukan pada para pejabat sekarang. Bukannya memberi teladan ke bawahan, banyak pejabat doyan korupsi. Lebih parah lagi, segala…
Jaga Pilar

Supeni, Pemeluk Teguh Soekarnoisme

7 Mins read
Tak lama setelah pembunuhan para jenderal pada dinihari 1 Oktober 1965, Supeni ditugasi Ketua Umum Partai Nasional Indonesia (PNI), Mr Sartono, untuk…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *