Religius

Takfiri: Awal Kehancuran NKRI yang Harus Dicegah Bersama

2 Mins read

Gerakan takfiri menjadi sebuah ancaman baru bagi seluruh Negara di dunia yang memberikan gambaran yang negatif terhadap ajaran agama Islam yang dipandang mengajarkan kekerasan. Para takfiri tanpa mereka sadari mengubah agama Islam dari sebuah agama menjadi ajaran ideologi.

Pada akhirnya, Islam menjadi senjata politik untuk mendiskreditkan dan menyerang siapapun yang pandangan politiknya dan pemahaman keagamaannya berbeda dari mereka. Jargon memperjuangkan Islam pada dasarnya adalah memperjuangkan suatu agenda politik tertentu dengan menjadikan Islam sebagai kemasan dan senjata.

Langkah ini menjadi sangat ampuh karena setiap yang melawan mereka akan dituduh melawan Islam. Padahal jelas tidak demikian faktanya. Kita harus sadari jika Islam diubah menjadi ideologi politik ia akan menjadi sempit karena dibingkai oleh batasan-batasan ideologi dan platform politik. Karena watakdasar tafsir ideologi politik adalah menguasai dan menyeragamkan. Dalam bingkai inilah aksi terhadap pengkafiran sering dituduhkan pada orang lain yang berseberangan dengan mereka.

Perubahan ini dengan jelas mereduksi dan mengamputasi pesan luhur Islam dari agama yang penuh kasih sayang dan toleran menjadi seperangkat batasan ideologi yang sempit dan kaku. Pada umumnya aspirasi kelompok takfiri di Indonesia dipengaruhi oleh gerakan transnasional di timur tengah, terutama yang berpaham takfiri. Padahal, selama ini Islam Indonesia dikenal lembut, toleran, dan penuh kedamaian (majalah international newsweek pernah menyebut islam Indonesia sebagai ā€œislam with a smiling faceā€).

Jargon membela Islam sering memperdaya banyak orang bahkan pada kalangan intelektual yang tidak terbiasa berpikir agamis dan spiritual terpengaruh pada simbol-simbol agama dan kekuatan dogmatis yang diajarkan oleh para takfiri. Para takfiri memandang bahwa para muslim lain yang berbeda dengan mereka sebagai kurang islami, atau bahkan kafir.

Maka, mereka melakukan infiltrasi ke masjid-masjid, lembaga-lembaga pendidikan, instansi pemerintah dan swasta untuk mengubahnya menjadi keras dan kaku. Di Indonesia, maraknya takfiri lebih disebabkan oleh gagalnya Negara mewujudkan cita-cita kemerdekaan berupa tegaknya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Keunikan dari gerakan takfiri adalah mereka anti demokrasi, akan tetapi mereka memakai lembaga Negara demokratis untuk menyalurkan cita-cita politiknya. Fakta ini memberikan kita satu hal bahwa tidak ada kejelasan antara teori dan praktik dari ajaran ini.

Tentang klaim-klaim implisit takfiri bahwa mereka sepenuhnya memahami maksud kitab suci dan karena itu mereka berhak menjadi wakil Allah SWT dan menguasai dunia untuk memaksa setiap orang mengikuti pemahaman sempurna mereka. Pernyataan ini tidak dapat diterima baik secara teologis maupun politis. Begitu banyak kasus yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh ajaran-ajaran takfiri yang mengganggu toleransi beragama.

Pemahaman mereka terhadap ajaran Islam dan penafsiran terhadap kitab suci mereka anggap final, bahkan yang berbeda pandangan dengan horizon pemikiran mereka dilabeli melawan Islam dan menentang Al-Quran. sudah begitu banyak contoh yang kita lihat setiap hari di negara timur-tengah yang mengalami peperangan berkelanjutan yang berawal dari perpecahan. kita berharap negara tercinta kita di Indonesia akan tetap rukun dengan keberagamannya sebagaimana budaya lemah lembut dari para leluhur kita.

Leviyamani

Dosen Ekonomi dan Bisnis di STIE Kusuma Negara
843 posts

About author
Pilarkebangsaan.com adalah media yang menfokuskan diri pada topik kebangsaan, keadilan, kesetaraan, kebebasan dan kemanusiaan.
Articles
Related posts
Religius

Santri Lebih Kebal Paparan Radikalisme Daripada Anak SMA, Benarkah?

2 Mins read
Murid-murid dari Sekolah Menengah Atas (SMA) lebih rentan terpapar paham rdaikal terorisme dibandingkan para santri dari pesantren. Hal itu terjadi karena murid-murid…
Religius

Memaafkan Bukan Berarti Kalah, tapi Memaafkan adalah Ibadah

2 Mins read
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali dihadapkan pada situasi yang tidak nyaman saat berinteraksi dengan orang di sekitar kita. Manusia tidak luput…
Religius

Munculnya Gerakan Hijrah yang Menyimpang dari Tuntunan Rasulullah

3 Mins read
GuruĀ Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Prof Husniyatus Salamah Zainiyati, mengatakan, muncul tafsir tentang makna hijrah yang justru menyimpang dari tuntunan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *