Telaah

Ulama: Bertarung Melawan Politik Agama dan Radikalisme

1 Mins read

Sebagai pemikir dan pelaku ritual-spiritual keagamaan, ulama menjadi poros dan mata air keteladanan bagi kehidupan umat sebagai peneguh kohesi sosial dan penggalian spirit ajaran Islam: sepertiĀ tasamuhĀ (toleransi), egalitarianisme, danĀ al-adalahĀ (keadilan).

Di tengah superior keagamaan dan kefanatikan yang mendaku sebagai yang paling benar, yang bahkan merampas hak otoritas Tuhan, ulama menjadi kunci dan tebeng untuk melenturkan dinamika dan suasana tersebut. Pemahaman yang eksklusif yang kemudian bermuara pada penolakan kebinnekaan, menjadi pekerjaan nyata yang harus segera digarap dan ditukangi oleh ulama dan kita.

Beragama Secara Inklusif

Sesungguhnya, beragama secara eksklusif dan idealis tidak cukup untuk menjawab kondisi zaman mutakhir. Para ulama tentunya perlu urun rembuk dan mendongkel realitas itu untuk dicari dan mencari sisi positifnya sebagai acuan kebaragamaan dan kehidupan bersama.

Agar, agama tidak hanya dijadikan sebagai pemersatu emosional, tapi juga berperan sentral meneguhkan nilai-nilai otentik berislam: harmonisasi sosial dan bertuhan. Berkorban mencari solusi keumatan adalah memiliki distingsi atau kepentingan diri atas kepentingan keilahiyaan dan kemanusiaan.

Ibadah tentu sesuai dengan kandungan maknanya, bertujuanĀ taqarrub ila AllahĀ danĀ taqarub ila al-nas.Ā Membuat seseorang lebih (taqarub) dekat dengan Tuhannya, dan sekaligus (aqrab) merekatkan kohesi sosial antar masyarakat. Baik yang dulunya memiliki hubungan baik atau yang bercerai berai.

Dengan begitu, apabila ulama bisa mengakomodasi permasalahan dan kepentingan umat, itu bermakna menjadi pengikat ikatan batin antara yang vertikal (Tuhan) dan horizontal (kerekatan sosial, budaya, politik).

Peneguhan Kohesi Sosial

Dalam konteks ini, ibadah-ibadah kita dan keulamaan perlu memiliki penekanan kemampuan (istithaā€™ah) dan perasaan ikhlas. Berkorban berjuang atas agama Allah memerlukan biaya finansial yang cukup. Di samping itu perlu diarahkan pada pengembangan wacana solidaritas kemanusiaan sebagai cara pandang yang otentik dan humanis, serta jauh dari sikap pamer nan egoistik.

Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Kesabaran dan keikhlasan berkorban menjadi simbol jihad besar. Ia mengandung makna derma, sekaligus ungkapan syukur kepada Allah atas rezeki, ilmu, harta dan nikmat yang telah diberikan (QS. al-Kautsar, 108:1-3).

Apalagi, di suasana tengah politik sengkarut ini, berkorban demi keumatan merupakan urgensi. Aktualisasi keulamaan menjadi sangat relevan untuk solidaritas kemanusiaan. Peneguhan semangat keulamaan selalu dinantikan oleh mereka yang terdampak polusi politik, mengalami keterhimpitan materi, ilmu dan literaturĀ  serta ruang pendidikan sosial dan agama.

Dengan melakukan solidaritas seperti itu, akan menolong orang-orang yang kesusahan dan tersesat. Bahkan, kian meningkatnya filantropi keagamaan dan kesadaran keulamaan itu, kehidupan kita bisa dipastikan menjadi damai, stabil, dan kuat, serta terlepas dari bahaya paham radikalis yang mengitari umat Islam selama ini. Itu.

867 posts

About author
Pilarkebangsaan.com adalah media yang menfokuskan diri pada topik kebangsaan, keadilan, kesetaraan, kebebasan dan kemanusiaan.
Articles
Related posts
Telaah

Transformasi Penduduk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

1 Mins read
Transformasi penduduk, yang mencakup perubahan dalam struktur usia, distribusi geografis, dan dinamika demografis lainnya, memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang…
Telaah

Merawat dan Melestarikan Amaliah Kebangsaan Pesantren

3 Mins read
Tidak diragukan lagi bahwa pesantrenā€”maksudnya pergerakan kiai dan santriā€”memiliki kans dalam kekuatan politik. Dalam sejarah pergerakan kemerdekaan bangsa kita, kaum pesantren tidak…
Telaah

Jurnalisme Berkualitas: Rongrongan bagi Kebebasan Publik Digital

3 Mins read
Topik ā€œJurnalisme Berkualitasā€ sedang menjadi isu hangat di berbagai kanal media digital beberapa waktu belakangan. Draf Perpres (Peraturan Presiden) Jurnalisme Berkualitas sendiri…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *