Pancasila

Mengenal Pancasila, Fungsi, Nilai, dan Arti Lambang

2 Mins read

Indonesia memiliki dasar negara yaitu Pancasila. Butir-butirnya tertulis dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Di alinea terakhir, tertulis kelima sila yang menjadi dasar negara Indonesia, yaitu:
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pengertian Pancasila

Ditulis dalam buku Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara karya Ronto (2012), Pancasila secara etimologis berasal dari bahasa Sansakerta, “Panca” yang artinya adalah lima, dan “Syla” yang berarti batu sendi.

Pancasila merupakan rumusan dan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Fungsi Utama Pancasila

Sebagai dasar negara, Pancasila tentu memiliki fungsi. Pada dasarnya Pancasila berfungsi sebagai dasar dari semua hukum yang berlaku di Indonesia.

Dalam bukunya, Ronto merumuskan fungsi utama pancasila dalam 9 poin, di antaranya:

Pancasila sebagai ideologi negara
Pancasila sebagai dasar negara
Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia
Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum bagi negara republik Indonesia
Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia
Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia
Pancasila sebagai falsafah hidup yang mempersatukan bangsa

Nilai-nilai Pancasila

Kelima sila dalam Pancasila tentu sebaiknya dimaknai lebih jelas, maka dari itu Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP merangkum nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup, seperti berikut:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila pertama ini mengartikan bahwa warga negara Indonesia mempercayai dan bertakwa pada Tuhan, dan disesuaikan dengan agama serta kepercayaan masing-masing orang.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Warga negara diminta untuk memahami bahwa setiap manusia memiliki derajat yang sama, saling menjaga, dan bekerja sama untuk kedamaian negara.

3. Persatuan Indonesia
Warga negara harus menempatkan kesatuan, persatuan, dan kepentingan negara dari kepentingan masing-masing.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Warga negara tidak bisa memaksakan kehendak pada orang lain dan harus mengutamakan kepentingan orang lain. Perbedaan cara pandang harus diselesaikan dengan cara bermusyawarah.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Warga negara mengembangkan perbuatan luhur dengan cara kekeluargaan, gotong-royong, dan bersikap adil. Warga negara harus menyeimbangkan hak dan kewajiban diri, dan orang lain.

Toleransi adalah salah satu cita-cita dari bangsa Indonesia yang tercermin dalam Pancasila (Foto: ANTARA FOTO/Tommy Saputra)

Ideologi Pancasila

Pancasila kerap disebut sebagai ideologi negara. Untuk memaknainya, Ronto dalam buku Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara (2012) menjabarkan sebagai berikut:

Pancasila merupakan cita-cita yang menjadi dasar, pandangan, dan pemahaman pada negara.

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan tujuan bersama bangsa Indonesia yang diimplementasikan dalam pembangunan nasional yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual.

Pancasila adalah wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tenteram, tertib dan dinamis serta dalam pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib, dan damai.

Arti Lambang Pancasila

Indonesia dilambangkan dalam seekor burung garuda, atau sering disebut sebagai garuda pancasila.

Di dada burung tersebut terdapat perisai yang menggambarkan 5 simbol yang mewakili sila-sila dalam pancasila, yang artinya sebagai berikut:

Bintang melambangkan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Ditulis dalam situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bintang menggambarkan cahaya kerohanian bagi seluruh warga negara. Kelima sisi pada bintang menggambarkan kepercayaan masing-masing warga negara.

Rantai melambangkan sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Rantai yang tersusun dari 17 gelang menggambarkan hubungan manusia yang saling tolong menolong.

Pohon beringin melambangkan sila ketiga yaitu persatuan Indonesia. Pohon beringin digambarkan sebagai tempat berteduh untuk seluruh warga negara. Lambang tersebut juga mengartikan kesatuan Indonesia yang kokoh tertanam dalam akar yang kuat.

Kepala banteng melambangkan sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Kepala banteng dimaknai sebagai hewan yang suka berkumpul, dan kompak dalam mengambil keputusan.

Padi dan kapas melambangkan sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Padi dan kapas dimaknai sebagai kebutuhan rakyat Indonesia, tanpa memandang status dan kedudukan. Padi dan kapas mencerminkan sandang dan pangan, tak adanya kesenjangan antara warga negara.

Selengkapnya baca di sini I

1401 posts

About author
Pilarkebangsaan.com adalah media yang menfokuskan diri pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan kenegaraan
Articles
Related posts
Pancasila

Menagih Keseteraan Gender Kaum Perempuan Indonesia

3 Mins read
Patriarki, nampaknya kata tersebut tidak lagi terdengar asing untuk menggambarkan kondisi sosial di Indonesia sejak dulu. Patriarki memiliki artian secara sederhana yaitu…
Pancasila

Kapitalisme dan Sekularisme; Fitnah Jahat Aktivis Khilafah HTI untuk Memecah-belah NKRI

3 Mins read
Teori benturan peradaban (clash of civilizations) yang digagas Samuel Huntington sangat fenomenal pada akhir abad kedua puluh. Teori yang menyatakan bahwa identitas…
Pancasila

Ada Pancasila di Kutai Kartanegara

3 Mins read
Presiden Joko Widodo¬†secara resmi telah mengumumkan bahwa Ibukota negara akan dipindah ke Kutai Kartanegara dan sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur¬†(Kaltim)….
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *